Dipanggil Bawaslu soal deklarasi dukung Jokowi, 12 kepala daerah ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Dipanggil Bawaslu soal deklarasi dukung Jokowi, 12 kepala daerah ...

Posted by On 8:38 AM

Dipanggil Bawaslu soal deklarasi dukung Jokowi, 12 kepala daerah ...

Merdeka > Politik Dipanggil Bawaslu soal deklarasi dukung Jokowi, 12 kepala daerah di Riau mangkir Kamis, 18 Oktober 2018 21:11 Reporter : Abdullah Sani bawaslu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 12 Kepala Daerah di Riau tidak ada yang hadir memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau. Para kepala daerah itu beralasan keluar k ota. Ada juga yang sedang bertugas menjalankan roda pemerintahan.

BERITA TERKAIT
  • Koreksi jari bos IMF berujung Luhut & Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu
  • Diduga kampanye di SMPN 127, caleg Gerindra dipolisikan
  • Kepada timses Jokowi, Menko Luhut klarifikasi tak maksud kampanye saat IMF

"Jadwal pemeriksaan dua hari, Rabu dan Kamis, tapi tidak ada yang datang satu kepala daerah pun," ujar Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada merdeka.com, Kamis (18/10).

Mereka dijadwalkan menjalani pemeriksaan karena deklarasi dukungan terhadap Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Keterangan para kepala daerah dibutuhkan Bawaslu untuk mendalami ada tidaknya dugaan ketidaknetralan ASN dalam Pilpres 2019.

"Tapi ada panggilan kedua, besok kita kirim surat panggilannya. Kita paham dengan kesibukan masing-masing kepala daerah. Barangkali sedang bertugas dan tidak bisa ditinggalkan,&qu ot; kata Rusidi.

Pemanggilan dilakukan karena Bawaslu merasa perlu menanyakan beberapa hal terkait kehadiran mereka dalam kegiatan Deklarasi dukungan yang dilaksanakan ormas Pro Jokowi atau Projo di Hotel Arya Duta pada Rabu (10/10) lalu.

"Pada pemanggilan nanti kita ingin memperjelas lebih jauh seperti apa kronologis kejadian dan apa maksud dan tujuan kegiatan tersebut," ucap Rusidi.

Selain para kepala daerah dari berbagai partai, Bawaslu juga telah memanggil Panitia Pelaksana Deklarasi untuk mendapat informasi yang lebih lengkap.

"Semua yang hadir dan menandatangani pernyataan dukungan akan kita panggil satu persatu. Materi pemanggilan nanti akan difokuskan kepada kemungkinan terpenuhinya unsur pidana," ucap Rusidi.

Rusidi mengingatkan, sesuai UU No 7 Tahun 2019, pejabat negara yang melakukan tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu, diancam hukuman penjara maksimal 2 tahun dan denda Rp 24.000.000. Adapula ancaman hukuman jika melakukan pelanggaran menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.

"Kita akan lihat kemungkinan pelanggaran terhadap penggunaan fasilitas negara dengan ancaman hukuman yang sama atau bisa juga pelanggaran terhadap keduanya," pungkas Rusidi.

Untuk diketahui sebelumnya, seluruh kepala daerah di Riau menyatakan dukungannya terhadap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo -Maruf Amin di Pilpres 2019. Mereka mendeklarasikan diri lalu menandatangani dukungan terhadap pasangan nomor urut 01 tersebut.

Pembacaan deklarasi dukungan itu disampaikan secara bersama-sama dengan dipimpin Bupati Siak, Syamsuar, yang juga Gubernur Riau terpilih. Ada sejumlah bupati yang tidak hadir karena sakit dan tugas. Namun yang tidak hadir juga mendukung Jokowi-Maaruf.

Kepala daerah yang mendukung Jokowi-Ma'aruf Aamin dari berbagai kalangan partai. Ada yang dari Demokrat seperti Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Ketua PAN R iau Irwan Nasir (Bupati Kep Meranti) hingga partai oposisi Gerindra, yakni Bupati Rokan Hulu Sukiman. Kepala daerah lainnya berasal dari partai pendukung Jokowi seperti PPP dan Golkar.

Sedangkan Syamsuar sebagai Gubernur Riau terpilih yang diusung partai NasDem, PAN dan PKS itu belum memegang jabatan di salah satu partai. Meski bukan partai pendukung Jokowi, namun para kepala daerah tetap nekat menyatakan dukungannya terhadap capres nomor urut 01 itu.

Adapun kepala daerah yang hadir yaitu, Syamsuar selaku Bupati Siak sekaligus Gubernur Riau terpilih. Edy Natar Nasution Wakil Gubernur Riau terpilih, Walikota Pekanbaru Firdaus, Bupati Kuantan Singingi Mursini, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir (Ketua PAN Riau).

Ada juga Walikota Dumai Zulkifli AS, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Bupati Kampar Aziz Zaenal.

Yang tidak hadir namun menyatakan ikut mendukung Jokowi-Maruf Amin di antaranya Bupa ti Pelalawan HM Harris, Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto, serta Bupati Rokan Hulu Sukiman.

[noe]

Topik berita Terkait:
  1. Bawaslu
  2. Pilpres 2019
  3. Jokowi Ma'ruf Amin
  4. Pekanbaru
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Gempa Palu

  • Polisi didesak usut tuntas pemerkosaan bocah korban bencana Palu di Makassar

  • Gaya Awkarin usai jadi relawan bencana gempa dan tsunami di Palu

  • Menteri Jonan ungkap kondisi kelistrikan Palu-Donggala hampir pulih 100 persen

Rekomendasi

Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »