GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan ...

APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan ...

Berita Riau APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan Kerjasama Investor Jumlah APBD Riau 2019 diperkirakan menurun sebesar 20 persen dibandi…

APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan ...

Berita Riau

APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan Kerjasama Investor

Jumlah APBD Riau 2019 diperkirakan menurun sebesar 20 persen dibanding tahun 2018 ini.

APBD Merosot, Pembangunan di Riau Tahun Depan Disarankan Kerjasama InvestoristAPBD

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah APBD Riau 2019 diperkirakan menurun sebesar 20 persen dibanding tahun 2018 ini.

Jika tahun ini jumlahnya Rp 10,8 triliun, maka tahun ini diperkirakan sebesar Rp 8,3 trilun.

Hal itu tentunya berdampak kepada peroyek pembangunan yang akan sulit dilaksanakan pada tahun mendatan g.

Karena biasanya pembangunan infrastruktur biasanya menggunakan APBD Riau, bahkan untuk pembangunan kantor vertikal dari pusat juga kadang menggunakan APBD Riau seperti tahun ini.

Baca: Hasil Persita Tangerang vs Madura FC Liga 2 2018, Babak Pertama Persita Unggul Skor 2-1

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur untuk tahun mendatang disarankan agar tidak terlalu bergantung pada APBD. Karena untuk pembangunan tetap bisa dilaksanakan dengan berbagai cara.

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, pembangunan tidak harus melibatkan APBD. Ada banyak cara menurutnya yang bisa dilakukan, misalnya Pemprov Riau bisa saja menjalin kerjasama dengan investor untuk melakukan pembangunan ekonomi di tahun 2019.

Baca: Panahan Siapkan 12 Atlet Ikuti Kejurnas Antar PPLP 2018 di Lampung

"Banyak cara lain untuk membangun. Misalnya kerjasama dengan pihak ketiga apabila pembangunan tersebut bersifat komersil . Tidak tertutup kemungkinan seperti itu," kata Noviwaldy kepada Tribun, Rabu (31/10).

Sedangkan untuk pembangunan yang bersifat umum dan tidak mendatangkan keuntungan, menurut pria yang akrab disapa Dedet ini dipergunakan dana yang ada di dalam APBD.

"Jadi, kalau yang mendatangkan hasil, kita bisa manfaatkan investor, karena kita bisa bagi hasil. Kalau tidak ada keuntungan komersial, baru kita pakai APBD," imbuhnya.

Baca: Pemilik Kendaraan Roda Dua Kesal, Juru Parkir di Samping Mal Ini Minta Uang Parkir Rp 2000

Dedet menambahkan, pihaknya juga akan mengupayakan agar pembangunan di Provinsi Riau bisa ditarik dari APBN.

"Kita juga bisa serap dari APBN nantinya. Kita terus upayakan bisa maksimal walau kondisi APBD Riau saat ini merosot," tuturnya. (*)

Penulis: Alex Editor: Ariestia Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Riau

No comments