VIDEO: Dit Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 9 Ton ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

VIDEO: Dit Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 9 Ton ...

Posted by On 6:02 AM

VIDEO: Dit Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 9 Ton ...

Berita Riau

VIDEO: Dit Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Bawang Merah

Direktorat Polisi Air (Dit Polair) Polda Riau berhasil menggalkan penyelundupan sembilan ton bawang merah impor diduga

Laporan videografer tribunpekanbaru.com,Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Direktorat Polisi Air (Dit Polair) Polda Riau berhasil menggalkan penyelundupan sembilan ton bawang merah impor diduga ilegal di perairan Bengkalis, Jumat (31/8/2018) lalu.

Sembilan ton bawang merah diduga ilegal ini diselundupkan dari Batu Pahat Malaysia.

"Patroli Pol Air berhasil mencegat sebuah kapal motor (KM) Faisal, tepatnya di Perairan Kuala Sungai Kembung, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis," jelas Kabid Humas Pold a Riau, Kombes Sunarto didampingi Wadir Dit Polair Polda Riau AKBP IGN. Soeprapto dan Kasubdit Gakkum AKBP Hicca A Siregar, Rabu (5/9/2018) di Mako Ditpolair.

Baca: Tulisan Tangan Presiden Jokowi Kini Sudah Tersedia di Font Android, Ini Cara Pakai Font Jekawe

Baca: VIDEO: Sudjiwo Tedjo Komentari Postingan Cak Imin Soal Pembatalan Ceramah Ustaz Abdul Somad

Petugas juga ikut mengamankan satu orang nahkoda kapal berinisial ZR. Sedangkan barang bukti bawang merah tersebut terlihat dikemas ke dalam 1000 karung. Tidak hanya bawang, kapal motor dan sejumlah kotak olahan makanan hasil pertanian dari negri jiran juga ikut diamankan.

Menurut Kabid Humas, bawang merah impor ini tidak dikengkapi dengan dokumen-dokumen terkait.

Wadir Dit Polair Polda Riau AKBP IGN.Soeprapto menambahkan, bawang merah diduga ilegal tersebut tidak memiliki sertifikat kesehatan dari negara asal sehingga dikhawatirkan barang bukti tersebut menjadi m edia pembawa hama dan juga penyakit organisme pengganggu tumbuhan.

"Selama tidak ada sertifikasi dari Malaysia, berarti ini ilegal dan dikhawatirkan dapat membawa penyakit atau hama," tambahnya.

Baca: Berawal Adu Mulut, Pria di Pelalawan Bacok Rekan Kerja Pakai Parang, Sempat Bergumul dan Dilerai

Nahkoda Di Upah 6 Juta Rupiah Sekali Antar

Menurut Wadir Dit Polair Polda Riau AKBP IGN.Soeprapto berdasarkan pengakuan nahkoda nahkoda kapal motor ZR , ia sudah melakukan upaya penyelundupan tersebut sebanyak tiga kali.

"Setiap kali mengantar berdasarkan penhakuan ZR ini ia terima 6 juta. Ini yang ketiga dan upahnya belum diterima. Namun uang baru akan diserahkan setelah barang bawaan sampai di tempat tujuan," katanya.

Sesuai atauran, pelaku diancam dengan pasal 31 ayat 1 junto pasal 5 undang-undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina, hewan, ikan, dan tumbuhan dengan hukuman penjara paling lama 3 tahun kurun gan penjara. (*)

Penulis: Aan Ramdani Editor: David Tobing Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Bintara Polisi Dianiaya Dua Seniornya hingga Tewas di Sultra, Terungkap Motif Pelaku Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »