GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad Reporter: Antara Editor: Juli Hantoro …

LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad Reporter:

Antara

Editor:

Juli Hantoro

Jumat, 7 September 2018 11:24 WIB
Ustadz Abdul Somad. instagram.com

Ustadz Abdul Somad. instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Adat Melayu Riau menyatakan akan memberi sanksi adat kepada terduga pelaku penghinaan terhadap Ustad Abdul Somad (UAS) di Media Sosial Facebook yakni atas nama akun Joni Boyok.

Baca juga: Abdul Somad Batal Ceramah d i Malang, Panitia: Tidak Ada Ancaman

"Yang paling tinggi diusir dari Bumi Riau, sebulan atau setahunkah kita ada tahapannya. Tunggu rapat majelis kerapatan adat yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini," kata Kepala Bidang Agama Islam LAM Riau, Gamal Abdul Nasir di Pekanbaru, Kamis, 6 September 2018.

Dia mengatakan bahwa Bumi Riau mempersilakan semua orang datang, tapi beretikalah sebagai Melayu yang identik dengan Islam. Jika ada orang menghujat dan membikin kekacauan maka hukum adat akan berbicara.

Dia mencontohkan seperti di Aceh ada aturan adatnya yang tidak boleh melaut pada hari Jumat. Jika pergi melaut, maka ada sanksi adat yakni membayar. "Itu contohnya, tapi setiap daerah berbeda," paparnya.

Ketua Bidang Hukum LAM Riau, Zulkarnain Nurdin menambahkan ada juga hukum adat bersifat sesuatu yang didamaikan. Contoh di Aceh lagi, kata dia hukuman terberat adalah tidak boleh ikut gotong royong.

"Jadi hukum adat lebih kepad a moralitas, sanksi sosial," imbuhnya.

Sementara itu, sebelumnya terduga pelaku penghinaan UAS, Joni Boyok sudah dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau, Rabu, 5 September 2018 malam. Front Pembela Islam Kota Pekanbaru secara persuasif meminta yang bersangkutan untuk diantarkan ke Polda Riau.

Baca juga: Forum Kebangsaan Jatim: Tak Ada Laporan Ancaman Ustad Abdul Somad

Zulkarnain mengapresiasi upaya FPI Pekanbaru atas kepedulian sosial menjaga harkat dan martabat ulama dengan persuasif mengantarkan pelaku ke Polda Riau. Jika tidak, mungkin saja akan ada aksi anarkis akibat tindakan yang melecehkan ulama tersebut.

"UAS Tokoh Ulama Riau banyak penggemar yang mencintai beliau. Ketika menerima hinaan itu, banyak yang emosi ingin mencari dengan kalimat nada kesal. FPI dengan pendekatan persuasinya sudah tepat," ujarnya.

Karena kasus ini delik aduan, LAM melalui lembaga bantuan hukumnya telah melaporkan terduga pelak u penghinaan terhadap Abdul Somad tersebut. Zulkarnain merasa berkepentingan karena Abdul Somad juga merupakan pengurus Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, apalagi sudah bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.

Baca juga: Kabareskrim Persilakan Ustad Abdul Somad Melapor Jika Diancam

"Kami sampaikan laporan pengaduan mewakili Ustadz Abdul Somad karena dia masih di Sulawesi Selatan," kata Zulkarnain.

Lihat Juga

Terkait
  • Pold   a Riau Tak Menahan Joni Boyok Terduga Penghina Abdul Somad

    Polda Riau Tak Menahan Joni Boyok Terduga Penghina Abdul Somad

    21 jam lalu
  • Polisi Menjamin Keamanan Ustad Abdul Somad Ceramah di Pangkep

    Polisi Menjamin Keamanan Ustad Abdul Somad Ceramah di Pangkep

    1 hari lalu
  • PKB Mendukung Ustad Abdul Somad Melanjutkan    Dakwahnya

    PKB Mendukung Ustad Abdul Somad Melanjutkan Dakwahnya

    1 hari lalu
  • Gubernur Ganjar Pranowo Bakal Undang Ustad Abdul Somad

    Gubernur Ganjar Pranowo Bakal Undang Ustad Abdul Somad

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

    LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

    1 jam lalu
  • Calon Anggota DPRD Kota Malang Diproses Cepat, Begini Caranya

    Calon Anggota DPRD Kota Malang Diproses Cepat, Begini Caranya

    2 jam lalu
  • Uang Gratifikasi Zumi Zola Disebut untuk Ganti Kejati Jambi

    Uang Gratifikasi Zumi Zola Disebut untuk Ganti Kejati Jambi

    6 jam lalu
  • Pengacara Beberkan Hitung-hitungan Kapan Ahok Bebas

    Pengacara Beberkan Hitung-hitungan Kapan Ahok Bebas

    19 jam lalu
  • Foto
  • Berkunjung ke Surabaya, Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

    Berkunjung ke Surabaya, Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

    15 jam lalu
  • Ratusan Korban PHK PT Freeport Indonesia Geruduk Gedung KPK

    Ratusan Korban PHK PT Freeport Indonesia Geruduk Gedung KPK

    20 jam lalu
  • Jokowi Beri Kuliah Umum di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Jokowi Beri Kuliah Umum di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    21 jam lalu
  • LPSK Serahkan Kompensasi Rp 1,6 Miliar untuk Korban Terorisme

    LPSK Serahkan Kompensasi Rp 1,6 Miliar untuk Korban Terorisme

    22 jam lalu
  • Video
  • Ini Alasan Joko Widodo Tak Lantik 17 Gubernur

    Ini Alasan Joko Widodo Tak Lantik 17 Gubernur

    18 jam lalu
  • Pemerintah Resmi Buka 238.015 Formasi CPNS 2018

    Pemerintah Resmi Buka 238.015 Formasi CPNS 2018

    20 jam lalu
  • CPNS 2018, Kemenkeu Prioritaskan Lulusan Kampus Ini

    CPNS 2018, Kemenkeu Prioritaskan Lulusan Kampus Ini

    1 hari lalu
  • Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    1 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Relawan Gatot Nurmantyo Alihkan Dukungan ke Prabowo - Sandiaga

  • 2

    Rumah Tahan Gempa Rp 15 Juta Mulai Berdiri di Lombok Utara

  • 3

    JK Bingung Dugaan Ribuan Barang Kemenpora Diangkut Roy Suryo

  • 4

    Jokowi dan Prabowo ke Jawa Timur, Bukti Penentu Kemenangan?

  • 5

    Pengacara: Ahok Sengaja Tolak Hak Bebas Bersyarat, Alasannya...

  • Fokus
  • Kisruh Kampung Susun Janji Anies untuk Warga Bukit Duri

    Kisruh Kampung Susun Janji Anies untuk Warga Bukit Duri

  • Kurs Dolar Dekati 15 Ribu, Harga Obat Hingga Makanan Naik

    Kurs Dolar Dekati 15 Ribu, Harga Obat Hingga Makanan Naik

  • Cegah Kri   sis Berulang, BI dan Pemerintah Akrobat Kuatkan Rupiah

    Cegah Krisis Berulang, BI dan Pemerintah Akrobat Kuatkan Rupiah

  • Perang Yaman: Belum Ada Tanda Berakhir

    Perang Yaman: Belum Ada Tanda Berakhir

  • Terkini
  • Tiga Kemiripan Kasus Suap Anggota DPRD Kota Malang dan DPRD Jambi

    Tiga Kemiripan Kasus Suap Anggota DPRD Kota Malang dan DPRD Jambi

    1 jam lalu
  • Jokowi Minta Bonus Atlet Asian Para Games Setara Asian Games

    Jokowi Minta Bonus Atlet Asian Para Games Setara Asian Games

    2 jam lalu
  • LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

    LAM Riau Akan Sanksi Adat Terduga Penghina Abdul Somad

    2 jam lalu
  • Jokowi Bahas Persiapan Kunjungan ke Korea Selatan

    Jokowi Bahas Persiapan Kunjungan ke Korea Selatan

    2 jam lalu
  • Gunung Anak Krakatau    Tremor, Masyarakat Dilarang Dekati Kawah

    Gunung Anak Krakatau Tremor, Masyarakat Dilarang Dekati Kawah

    2 jam lalu
  • 14 Tahun Kasus Munir, Dokumen TPF Hilang hingga Pollycarpus Bebas

    14 Tahun Kasus Munir, Dokumen TPF Hilang hingga Pollycarpus Bebas

    2 jam lalu
  • Calon Anggota DPRD Kota Malang Diproses Cepat, Begini Caranya

    Calon Anggota DPRD Kota Malang Diproses Cepat, Begini Caranya

    3 jam lalu
  • Cerita Suku Anak Dalam di J   ambi yang Ikut Merawat Hutan Harapan

    Cerita Suku Anak Dalam di Jambi yang Ikut Merawat Hutan Harapan

    4 jam lalu
  • Kasus Munir, Polri Diminta Buka Rekaman Suara Pollycarpus-Muchdi

    Kasus Munir, Polri Diminta Buka Rekaman Suara Pollycarpus-Muchdi

    4 jam lalu
  • Anggota DPRD Kota Malang PAW akan Dilantik Senin Pekan Depan

    Anggota DPRD Kota Malang PAW akan Dilantik Senin Pekan Depan

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    20 Tahun Jatuh Bangun Nilai Tukar Ru piah Terhadap Dolar

    Sejak 1998, Indonesia telah mengalami sejumlah krisis ekonomi dan beberapa kali menderita anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

    Sumber: Berita Riau

    No comments