KPK Sebut Golkar Kembalikan Uang Terkait Kasus PLTU Riau-1 | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

KPK Sebut Golkar Kembalikan Uang Terkait Kasus PLTU Riau-1

Posted by On 5:18 AM

KPK Sebut Golkar Kembalikan Uang Terkait Kasus PLTU Riau-1

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada pengembalian uang dari Partai Golkar terkait kasus dugaan kasus PLTU Riau-1. Kasus ini menyeret nama mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham.

"Iya (ada pengembalian uang dari Partai Golkar). Terkait kasus PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (7/9/2018).

  • Idrus Marham Diperiksa KPK terkait Kasus Suap PLTU Riau-1
  • FOTO: Kembali Diperiksa KPK, Begini Ekspresi CEO Blackgold Natural Resources
  • KPK Panggil Direktur PT PLN Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1

Febri mengatakan uang tersebut dikembalikan lantaran diduga terkait dengan kegiatan partai. Kendati begitu, dia enggan menyebutkan berapa jumlah uang yang dikembalikan oleh partai Pimpinan Airlangga Hartarto itu.

"Diduga terkait kegiatan partai. Sedang terus kami dalami," sambung dia.

Kasus dugaan suap ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT). Idrus diduga secara bersama-sama dengan Eni menerima hadiah atau janji dari Johanes terkait kasus PLTU Riau-1.

1 dari 2 halaman

Uang Suap untuk Munaslub Golkar

Idrus disebut berperan sebagai pihak yang membantu meloloskan Blackgold untuk menggarap proyek PLTU Riau-1. Mantan Sekjen Golkar itu dijanjikan uang USD 1,5 juta oleh Johanes jika berhasil menggarap proyek senilai USD 900 juta itu.

Eni sudah รข€Žmengakui sebagian uang yang dirinya terima sebesar Rp 2 miliar dari Kotjo digunakan untuk keperluan Munaslub Golkar. Namun, Eni tidak menyebut secara pasti jumlah uang suap yang masuk ke kegiatan partainya. Eni juga mengaku hanya menjalankan tugas partai untuk mengawal proyek PLTU Riau-1.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (K PK). Idrus ditahan setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »