20 Warisan Budaya Riau Diusulkan ke Kemendikbud | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

20 Warisan Budaya Riau Diusulkan ke Kemendikbud

Posted by On 2:25 PM

20 Warisan Budaya Riau Diusulkan ke Kemendikbud

20 Warisan Budaya Riau Diusulkan ke Kemendikbud

Dinas Kebudayaan Provinsi Riau tahun 2018 ini kembali mengajukan 20 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke

20 Warisan Budaya Riau Diusulkan ke KemendikbudTribunPekanbaru/Theo RizkySilat Pangean merupakan salah satu yang dipertunjukkan saat Festival Tesso Nilo, Rabu (22/11/2017).

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Dinas Kebudayaan Provinsi Riau tahun 2018 ini kembali mengajukan 20 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk ditetapkan sebagai warisan budaya.

Warisan Budaya da ri Riau ini merupakan kumpulan dari berbagai Kabupaten/Kota yang sudah diseleksi untuk diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Riau. Awalnya tahun ini Dinas Kebudayaan mengajukan 21 namun satu ditolak karena dianggap daerah lain juga memiliki warisan yang sama.

"Kita usulkan sebanyak 21 namun ada satu Lamut ditolak karena masih ada kesamaan dengan daerah lain, nanti akan diperbaiki, "ujar Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal Zen kepada Tribun Senin (6/8).

Baca: FOTO : Mahasiswa Galang Dana Untuk Korban Gempa NTB

Baca: Mitra GoCar Gelar Aksi Protes di Depan Kantor GoJek Pekanbaru, Ini Tuntutan Mereka

Menurut Yoserizal saat ini Kemendikbud sudah menetapkan 41 Warisan budaya Tak benda di Riau dan setiap tahunnya Riau akan terus mengajukan warisan budaya ini ke pusat.

" Kita sudah memiliki 41 WBTB alias dapat pengakuan dari pusat, dan tentunya masih banyak yang lain yang akan diajukan dari daerah, karena Riau kaya akan budaya dan tradisi, "ujar Yoserizal.

Karena bagaimanapun juga lanjut Yoserizal Zen Pemerintah Provinsi Riau harus memperbanyak pengakuan dibidang kebudayaan. Ini sangat penting menurut Yoserizal karena untuk mengejar visi Riau 2020.

"Makanya kita ajukan setiap tahunnya visi Riau 2020 tidak lama lagi dan tentunya itu sejalan dalam mewujudkan Riau 2020,"ujarnya.

Konsen Muatan Lokal Pemerintah Provinsi Riau sebenarnya sudah memiliki Perda muatan lokal. Namun baru untuk sekolah saja sedangkan untuk penerapan Muatan Lokal di ruang publik belum ada payung hukum hanya sebatas pergub.

Baca: Gadis 17 Tahun Ini Bisa Beli Rumah Sendiri dari Hobi Main Game, Lunas Nggak Minta Orangtua

Untuk itu Pemprov Riau ingin membuat regulasi dalam bentuk Perda terhadap penerapan Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk diterapkan di non pendidikan (ruang publik).

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Nasyuha Editor: David Tobing Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Kronologi Wanita Diculik untuk Dijadikan Tumbal, Ditemukan 15 Tahun Kemudian di Sela-sela Batu Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »