Tidak Ditemukan Dokumen Kerjasama Pengelolaan Lagoi dengan ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tidak Ditemukan Dokumen Kerjasama Pengelolaan Lagoi dengan ...

Posted by On 3:24 AM

Tidak Ditemukan Dokumen Kerjasama Pengelolaan Lagoi dengan ...

Tidak Ditemukan Dokumen Kerjasama Pengelolaan Lagoi dengan Pemprov Riau

Menurut Wakil Gubernur aset Riau di Lagoi sudah tidak ada lagi karena sudah ganti rugi oleh pihak Salim Group.

Tidak Ditemukan Dokumen Kerjasama Pengelolaan Lagoi dengan Pemprov RiauTribun Pekanbaru/ Nasuha NasutionWakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kepala Biro Hukum dan HAM Setdaprov Riau Ely Wardani menegaskan sampai saat ini tidak ada ditemukan dokumen terkait kerjasama pengelolaan Lagoi dengan Pemerintah Provinsi Riau.

"Sampai sekarang kami tidak ada temukan dokumen ter kait Lagoi, kami aja baru dengar dari berita yang beredar, "ujar Ely Wardani kepada Tribun Senin (9/7/2018).

Menurut Ely Wardani pihaknya tentu bisa menjelaskan ketika ada dokumen tersebut.

" Kami tentu jika ada arahan baru nanti kami tindaklanjuti temuan terkait Lagoi itu,"ujar Ely Wardani.

Sebagaimana diketahui sebelumnya sebagai birokrat senior di Riau, Wan Thamrin Hasyim yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau bercerita soal aset Riau di Lagoi.

Baca: Soal Aset Pemprov Riau di Lagoi, Wan Thamrin: Dari Mana Pula Datangnya

Baca: Komisi III DPRD Riau Akan ke Lagoi Resort untuk Telusuri Aset Daerah Pemprov Riau

Menurutnya aset Riau di Lagoi sudah tidak ada lagi karena sudah ganti rugi oleh pihak Salim Group.

"Dari mana pula datangnya, saya waktu itu masih kepala Bappeda, Sekdanya waktu itu ayahnya si Eva (Kadis DPMPTSP Riau), proyek itu ganti rugi tanah oleh orang Salim Group kepada masyarakat setempat melalui BPN, "ujar Wan Thamrin.

Diakui Wan Thamrin, saat itu luas lahan yang diganti rugi oleh Salim Group memang mencapai ribuan hektar.

"Jadi Pemda tidak ada hak disitu, dulunyakan lokasi itu jadi tempat latih Angkatan Laut, disitulah mendaratnya Pesawat Amfibi itu, dengan kesepakatan dipindah ke Dabo Singkep, karena lokasi itu (Lagoi) bagus untuk jadi tempat pariwisata, Kepri waktu itu masih menyatu dengan Riau, masih kabupaten," jelasnya.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Nasyuha Editor: Afrizal Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Aksi Heroik Seorang Ibu di Jambi Terjun ke Sungai Selamatkan Anaknya yang Diterkam Buaya Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »