KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek ...

Posted by On 8:31 PM

KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek ...

KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek PLTU Riau Reporter:

M Rosseno Aji

Editor:

Juli Hantoro

Sabtu, 14 Juli 2018 21:07 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan bersama juru bicara KPK, Febri Diansyah (kiri), memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. KPK meningkatkan kembali satu perkara penyidikan dengan tersangka Gubernur Jambi Zumi Zola, yang diduga menerima gratifikasi Rp 49 miliar dalam dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait dengan pengesahan RAPBD P   rovinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018. TEMPO/Imam Sukamto

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan bersama juru bicara KPK, Febri Diansyah (kiri), memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. KPK meningkatkan kembali satu perkara penyidikan dengan tersangka Gubernur Jambi Zumi Zola, yang diduga menerima gratifikasi Rp 49 miliar dalam dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait dengan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Maulani Saragih atau Eni Saragih bukan satu-satunya pihak yang menerima duit suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. "Kami telah menemukan sejumlah bukti bahwa ini bukan perbuatan satu orang saja," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Sabtu, 14 Juli 2018.

Sebelumnya, KPK menetapkan Eni Saragih sebagai tersangka penerima suap terkait proyek pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau-1. KPK menyangka Eni menerima Rp 500 juta dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo. KPK telah menetapkan Johannes sebagai tersangka pemberi suap.

Baca juga: Eni Saragih Pegiat Banyak Organisasi Sayap Partai Golkar

KPK menduga Johannes memberikan uang ke Eni Saragih untuk memuluskan proses penandatanganan kerjasama pembangunan PLTU Riau-1. KPK menyangka uang Rp 500 juta adalah bagian dari komitmen fee sebanyak 2,5 persen dari total nilai proyek. Total uang yang diduga diberikan kepada Eni berjumlah Rp 4,8 miliar. "Diduga uang itu akan diberikan untuk EMS dan kawan-kawan yang terkait," kata Basaria.

KPK menjerat Eni dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 A yat (1) ke-1 KUHP. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP dipakai dalam penanganan tindak pidana yang melibatkan lebih dari satu orang. "Itulah yang nanti akan menjadi ruang bagi pengembangan KPK untuk melihat pihak lain mana sajakah yang diduga bersama-sama melakukan perbuatan ini," kata Febri.

Meski begitu, Febri masih enggan menyebut pihak lain yang diduga menerima uang selain Eni Saragih. Febri mengatakan KPK masih mendalami hal itu. "Nanti hasilnya apakah bersama-sama terkait dengan ada perintah, atau pembicaraan awal atau juga menerima keuntungan dari fee proyek ini akan kami dalami," kata Febri.

Baca juga: KPK Tetapkan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Saragih Tersangka

Basariah mengatakan KPK mulai menyelidiki kasus ini sejak Juni 2018. KPK menangkap 13 orang termasuk Eni dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Jumat, 13 Juli 2018 di beberapa tempat di Jakarta. Eni Saragih ditangkap di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham. Selain me nangkap 13 orang, KPK juga menyita Rp 500 juta dalam pecahan Rp 100 ribu dan tanda terima uang tersebut.

Lihat Juga


Terkait
  • KPK Tetapkan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Saragih Tersangka

    KPK Tetapkan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Saragih Tersangka

    14 jam lalu
  • Eni Saragih Ditangkap KPK, Rumah Mertuanya d   i Temanggung Sepi

    Eni Saragih Ditangkap KPK, Rumah Mertuanya di Temanggung Sepi

    17 jam lalu
  • Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

    Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

    20 jam lalu
  • Ditangkap KPK, Status Eni Saragih akan Diputuskan oleh DPP Golkar

    Ditangkap KPK, Status Eni Saragih akan Diputuskan oleh DPP Golkar

    20 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Terduga Teroris di Sleman Sempat Menyandera Warga

    Terduga Teroris di Sleman Sempat Menyandera Warga

    2 jam lalu
  • Begini Ketegangan Saat Terjadi Baku Tembak di Jalan Kaliurang

    Begini Ketegangan Saat Terjadi Baku Tembak di Jalan Kaliurang

    13 jam lalu
  • Muhaimin Iskandar: Bismillah, PKB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Muhaimin Iskandar: Bismillah, PKB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    18 jam lalu
  • Jadi Pangkostrad di Tahun Politik, Begini Karier Andika Perkasa

    Jadi Pangkostrad di Tahun Politik, Begini Karier Andika Perkasa

    19 jam lalu
  • Foto
  • Reaksi Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih Saat Ditahan KPK

    Reaksi Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih Saat Ditahan KPK

    2 jam lalu
  • Gaya Jokowi Jajal Arena Boling Venue Asian Games 2018

    Gaya Jokowi Jajal Arena Boling Venue Asian Games 2018

    18 jam lalu
  • Mentan Amran Sulaiman Manfaatkan Bantaran BKT untuk Tanam Sayur

    Mentan Amran Sulaiman Manfaatkan Bantaran BKT untuk Tanam Sayur

    22 jam lalu
  • KPK Hari Ini, dari Nota Kesepahaman KY ke Wa Ode Nurhayati

    KPK Hari Ini, dari Nota Kesepahaman KY ke Wa Ode Nurhayati

    1 hari lalu
  • Video
  • Presiden Joko Widodo Lakukan Uji Coba LRT Pertama di Indonesia

    Presiden Joko Widodo Lakukan Uji Coba LRT Pertama di Indonesia

    16 jam lalu
  • Presiden Joko Widodo Serahkan Sertifikat dan Tanah Wakaf

    Presiden Joko Widodo Serahkan Sertifikat dan Tanah Wakaf

    18 jam l alu
  • Bahas Pilpres 2019, Demokrat Temui PDIP

    Bahas Pilpres 2019, Demokrat Temui PDIP

    1 hari lalu
  • Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    2 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Polisi Baku Tembak dengan Kelompok Tak Dikenal di Jalan Kaliurang

  • 2

    Begini Ketegangan Saat Terjadi Baku Tembak di Jalan Kaliurang

  • 3

    Momen Menpora Malaysia Syed Saddiq Saat Semobil dengan Jokowi

  • 4

    Baku Tembak di Jalan Kaliurang Awalnya Dikira Perampokan, Tapi...

  • 5

    Ditangkap KPK, Status Eni Saragih akan Diputuskan oleh DPP Golkar

  • Fokus
  • Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

    Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

  • DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

  • Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

    Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

  • Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

    Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

  • Terkini
  • Gunung Agung Kembali Erupsi, PVMBG Keluarkan 2 Rekomendasi

    Gunung Agung Kembali Erupsi, PVMBG Keluarkan 2 Rekomendasi

    4 menit lalu
  • Mahfud MD dan Ma'ruf Amin Dinilai Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Mahfud MD dan Ma'ruf Amin Dinilai Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    2 jam lalu
  • Terduga Teroris di Sleman Se   mpat Menyandera Warga

    Terduga Teroris di Sleman Sempat Menyandera Warga

    3 jam lalu
  • KPK Tetapkan Bos Apac Group Tersangka Suap Anggota DPR

    KPK Tetapkan Bos Apac Group Tersangka Suap Anggota DPR

    11 jam lalu
  • 3 Terduga Teroris Tewas di Jalan Kaliurang, 2 Polisi Luka Bacok

    3 Terduga Teroris Tewas di Jalan Kaliurang, 2 Polisi Luka Bacok

    12 jam lalu
  • KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek PLTU Riau

    KPK Duga Eni Saragih Bukan Penerima Tunggal Suap Proyek PLTU Riau

    13 jam lalu
  • Baku Tembak di Jalan Kaliurang Awalnya Dikira Perampokan, Tapi...

    Baku Tembak di Jalan Kaliurang Awalnya Dikira Perampokan, Tapi...

    13 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Jadwal Pertandingan Final Piala Dunia 2018 Prancis dan Krosia

    Setelah 62 pertandingan dan 161 gol, tiba saatnya perebutan tempat ketiga dan pertandingan Final Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Prancis.

    Sumber: Berita Riau

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »