Himpunan Perawat Manajer Terbentuk di Riau, Ini Tujuannya | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Himpunan Perawat Manajer Terbentuk di Riau, Ini Tujuannya

Posted by On 11:27 AM

Himpunan Perawat Manajer Terbentuk di Riau, Ini Tujuannya

Himpunan Perawat Manajer Terbentuk di Riau, Ini Tujuannya

Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI) akhirnya terbentuk di Riau Sabtu (28/7). Riau merupakan Provinsi ke 28 terbentuknya HPMI.

Himpunan Perawat Manajer Terbentuk di Riau, Ini TujuannyaTribun Pekanbaru/Nasuha NasutionAcara penetapan HPMI Riau

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebagai Organisasi bagian dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI) akhirnya terbentuk di Riau Sabtu (28/7). Riau merupakan Provinsi ke 28 terbentuknya HPMI.

Pembentukan ini dihadiri langsung ketua Umum HPMI pusat Prayetni dan juga Asis ten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Dirut RSUD Arifin Achmad Nuzelly Husnedi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir dan Ketua HPMI Riau Asmiyati.

Baca: Riau Merupakan Provinsi ke 28 Terbentuknya HPMI, Ini Program yang Akan Dilaksanakan

HPMI merupakan wadah bagi perawat, namun untuk perawat yang sudah memiliki jabatan setingkat manajer di pelayanan kesehatan, mulai dari Rumah Sakit baik itu negeri maupun swasta, puskesmas, dan di Instansi kesehatan pemerintah.

"HPMI ini yang baunya Manager Perawat di RS dan pelayanan kesehatan serta instansi kesehatan, di Indonesia sudah berdiri 27 HPMI dan Riau yang ke 28, "ujar Prayetni kepada Tribun.

Menurut Prayetni HPMI sendiri lahir pada 12 Mei 2007 dan merupakan bagian dari Persatuan Perawatan Nasional Indonesia. HPMI ini dijadikan wadah untuk meningkatkan kemampuan dibidang keperawatan terutama dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga perawat sendiri.

&q uot;Sejauh ini sudah banyak kegiatan HPMI dan PPNI yang sudah berkontribusi untuk daerah dan Rumah Sakit di daerah, karena keberadaan HPMI dan PPNI ini juga bagian dari penilaian dalam menentukan akreditasi pelayanan di Rumah Sakit, "ujarnya.

Baca: Dinkes Kampar Mengaku Sulit Menyimpulkan Penyebab Keracunan Massal di Kampa, Ini Alasannya

Prayetni juga menyampaikan pelayanan kesehatan sangat membutuhkan perawat, dan perawat menjadi ujung tombak dalam pelayanan, sehingga menurutnya perawat juga harus dimanusiakan serta diberikan perhatian.

" Mereka ujung tombak pelayanan di RS. Pelayanan 24 jam tanpa henti Kami minta dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk memperhatikan para perawat yang sudah berkontribusi untuk pelayanan,"ujar Prayetni.

Prayetni juga mengharapkan kepada para perawat untuk bisa menjaga dan memperhatikan kesehatan, karena lanjut Prayetni perawat sangat rentan sakit dan terkena penyakit dari pasien. Apala gi ditambah jam kerja perawat yang tinggi.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Nasyuha Editor: Ariestia Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Putrinya Lolos Taruni Akpol, Sopir Bus Ini Sengaja Dirazia Kapolres Boyolali Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »