Penyidik Kejati Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Dugaan Tipikor ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Penyidik Kejati Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Dugaan Tipikor ...

Posted by On 6:50 AM

Penyidik Kejati Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Dugaan Tipikor ...

Penyidik Kejati Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Dugaan Tipikor Dispora Riau

Kejati Riau akan melakukan pemeriksaan dua orang tersangka korupsi pada kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana di Dispora Riau

Penyidik Kejati Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Dugaan Tipikor Dispora RiauTribun Pekanbaru/KOLASEKolase Korupsi

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau telah menetapkan dua orang tersangka dugaan korupsi pada kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.

Kedua kesakitan itu Mislan, yang saat itu menjabat sebagai salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Dispora Riau sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kegiatan tersebut. Kemudian, Abdul Haris yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Baca: Arus Balik H+7 Lebaran Capai 90 Flight di Bandara SSK II Pekanbaru

Keduanya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan usai libur lebaran ini oleh penyidik.

Mereka akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

"Usai libur lebaran ini, keduanya akan kita panggil (untuk diperiksa sebagai tersangka)," ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan.

Baca: Latihan PSPS Senin Besok Bakal Dipimpin Pelatih Kepala

Pemeriksaan itu, sebutnya, dilakukan untuk melengkapi berkas keduanya. Diharapkan, perkara itu segera rampung untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan untuk dilakukan proses penuntutan. "Penyidik akan menyusun jadwal pemeriksaan ked ua tersangka," tegas mantan Kasi Datun Kejari Pekanbaru itu.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak 2 Mei 2018 lalu. Hal itu dilakukan setelah Penyidik Pidsus Kejati mengantongi minimal dua alat bukti terkait keterlibatan keduanya dalam penyimpangan kegiatan yang dikerjakan pada 2016 lalu.

Sebelumnya, dalam proses penyelidikan, Kejati Riau meyakini adanya bukti permulaan yang cukup berupa perbuatan melawan hukum dalam proses penganggaran maupun proses pelaksanaan kegiatan, sehingga perkara ini layak naik ke tahap penyidikan sejak 27 Februari 2018.

Baca: Merinding, Warganet Bikin Puisi Tragedi KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Terpisah, Asisten Pidsus (Aspidsus) Kejati Riau, Subekhan memberi sinyal, kasus ini tidak berhenti pada dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu. Tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan tersangka, tergantung pada proses penyidikan yang dilakukan.

"Tim bekerja seperti makan bubur panas. Dari pinggir-pinggirnya dulu. Mana yang paling bertanggung jawab, itu dulu (ditetapkan sebagai tersangka,red)," tandasnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, bahwa perkara ini masih dalam penyidikan. Pihak Kejati Riau masih mengembangkan, terkait adanya pihak lain yang terlibat.

Baca: Awasi Masa Tenang, Bawaslu Riau Turunkan Tim Patroli Pengawasan

"Dalam perkembangannya, kalau nanti ada ditemukan lagi, akan diumumkan lebih lanjut. Penyidikan tetap berjalan," tegas Subekhan.

Sementara, dugaan tindak pidana korupsi ini terjadi dalam kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana di Dispora Riau dengan menggunakan dana dari APBD Perubahan Provinsi Riau tahun anggaran 2016 sebesar Rp 21 miliar.

Untuk diketahui, kedua tersangka yang telah ditetapkan itu belum dilakukan penahanan, namun telah dilakukan pemeriksaan dalam statusnya sebagai saksi. Tak hanya itu, puluhan saksi lainnya juga telah diperiksa.(*)

Penulis: Ilham Yafiz Editor: Budi Rahmat Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Gara-gara Takut Dicopet, Wanita Tewas usai Lompat dari Angkot di Kelapa Gading Sumber: Berita Riau

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »