Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kajari Inhil ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kajari Inhil ...

Posted by On 10:52 PM

Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kajari Inhil ...

Indragiri Hilir

Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kajari Inhil Tahan Seorang Tersangka

“Mengenai, apa ada tersangka lain dalam kasus ini. Dalam waktu tak berapa lama lagi akan kami sampaikan,”

Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kajari Inhil Tahan Seorang Tersangkatribunpekanbaru/T.MuhammadFadhliKajari menahan Direktur PT. Ramadhan Raya, Taufiq, SE, selaku perusahaan pelaksana pekerjaan proyek pembangunan Jembatan Sungai Enok pada Tahun 2013

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHANâ€" Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan resmi menahan tersangka dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kajari menahan Direktur PT. Ramadhan Raya, Taufiq, SE, selaku perusahaan pelaksana pekerjaan proyek pembangunan Jembatan Sungai Enok Pada Tahun 2013 tersebut.

Menggunakan rompi bertuliskan “Tahanan Korupsi” kejaksaan Negeri Tembilahan, Taufik di bawa oleh petugas kejaksaan dari ruangan Pidana Khusus (Pidsus) Kantor Kejari Tembilahan menuju ke Lapas Kelas III A Tembilahan, Selasa (5/12/2017) sore, sekira pukul 15.30 WIb dengan mobil avanza hitam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan, Lulus Mustofa, SH didampingi Kasi Pidsus, Sonang, SH dan Kasi Intel, Ari Supandi,SH mengatakan, terdapat penyimpangan di dalam proyek pelaksanaan pembangunan Jembatan Enok yang pekerjaannya tidak lagi sesuai bestek, sehingga menimbulkan kerugian negara kurang lebih sebesar Rp. 2,1 Miliar.

Baca: Proses Eksekusi Bupati Suparman dan Johar Firdaus, Jubir KPK: Tim Masih Minta Agar Senyap Dulu

“Kami melakukan penyidikan kasus ini sesuai sprindik dan dipecah-pecahkan. Karena proyek ini bukan proyek Multiyears tetapi proyek dari anggaran APBD, mulai dari tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014,” ujar Kajari ketika ditemui wartawan diruang kerjanya.

Sebelumnya, menurut Lulus, terkait dugaan korupsi pembangunan Jembatan Enok yang menggunakan APBD Inhil empat tahun anggaran ini, Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan bersama tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyelidikan lapangan.

Sementara itu, mengenai tersangka lain dalam kasus ini, Kajari Tembilahan, Lulus Mustofa mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan menyampaikan mengenai hal tersebut.

“Mengenai, apa ada tersangka lain dalam kasus ini. Dalam waktu tak berapa lama lagi akan kami sampaika n,” jawab Kajari dengan penuh senyum.

Baca: Nama Lain Penerima Suap Pengesahaan APBD Riau Tak Kunjung Jadi Tersangka

Tersangka taufiq alias upik ditahan terkait kasus dugaan tindak pidana Korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Enok di Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil, pada proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhil.

Berdasarkan Surat Perintah Penyidikannya yang ditunjukan Kejaksaan Negeri Temabilahan dengan nomor : Print 09/N.4.15/FD.1/12/2015 tanggal 17 Desember, menjelaskan terkait Dugaan Tindak Pidana KorupsiTerhadap Kegiatan Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir yang dananya berasal dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun angaran 2013 yang dilaksanakan oleh PT. Ramadhan Raya selaku perusahaan penyedia barang atau jasa dengan nilai kontrak addendum pertama sebesar Rp.9.997.465.00,-.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli Editor: Afrizal Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Dituding Siarkan Langsung Pornografi Anak di Facebook, TKW Ini Alami Nasib Apes Sumber: Google News | Liputan 24 Tembilahan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »