2 Pelajar SMK di Pekanbaru Nyambi jadi Jambret, Ternyata Hasil ... | Liputan 24 Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

2 Pelajar SMK di Pekanbaru Nyambi jadi Jambret, Ternyata Hasil ...

Posted by On 2:06 AM

2 Pelajar SMK di Pekanbaru Nyambi jadi Jambret, Ternyata Hasil ...

PEKANBARU - Akibat kecanduan bermain game online di warung internet (warnet) dua remaja berinisial Ad dan Az terpaksa harus mengorbankan masa depannya dengan terlibat kasus pelanggaran hukum dan diamankan di Polsek Senapelan, Pekanbaru, Riau.Kedua remaja berusia 16 dan 19 tahun diketahui berstatus sebagai siswa disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kota Pekanbaru itu terpaksa diamankan karena terlibat kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.Kapolsek Senapelan, Kompol Willy Andrian menuturkan, Ad lebih dulu diringkus saat beraksi hari Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 01.00 WIB. "Ad berhasil dikejar oleh anggota patroli Sabhara Polsek Senapelan saat beraksi," ucapnya."Sedangkan rekannya Az berhasil melarikan diri. Bersama Ad kita amankan barang bukti berupa tas berisi uang Rp500 dan sebuah handphone yang lang sung digiring ke Polsek Senapelan," tambah Kapolsek kepada GoRiau.com, Rabu (6/12/2017) siang.AdsDijelaskannya, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap Ad, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan Az yang sempat kabur berhasil ditangkap saat berada di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau."Satu sepeda motor Honda CB150R warna hitam yang digunakan untuk beraksi turut diamankan sebagai barang bukti. Tanpa perlawanan, Az langsung digiring ke Polsek Senapelan untuk pengembangan," jelasnya.Masih kata Kapolsek, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui jika sudah enam kali beraksi di wilayah Kota Pekanbaru dengan sasaran utama pengendara wanita yang lengah terhadap barang bawaannya."Kedua remaja ini tetap kita lanjutkan penyidikannya meski masih dibawah umur. Keduanya dijerat pasal 365 jo 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara," pungkasnya.***loading...Sumber: Google News | Liputan 24 Pekanbaru

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »