Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

DPRD Kuansing Setujui APBD Murni 2018 Rp1,2 Triliun

Posted by On 2:06 AM

DPRD Kuansing Setujui APBD Murni 2018 Rp1,2 Triliun

DPRD Kuansing Setujui APBD Murni 2018 Rp1,2 Triliun Kamis, 30/11/2017 - 17:33:39 WIB

Ketua DPRD Kuansing Andi Putra bersama Bupati H Mursini dan pimpinan DPRD Sardiyono dan Alhamra<br>
Ketua DPRD Kuansing Andi Putra bersama Bupati H Mursini dan pimpinan DPRD Sardiyono dan Alhamra
TERKAIT:
TELUK KUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuansing mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp1, 2 triliun.
Pengesahan tersebut ditetapkan pada rapat paripurna dengan agenda Pendap at Akhir DPRD Kuansing yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kuansing Andi Putra SH MH di ruang paripurna DPRD Kuansing, Kamis (30/11/2017) sekira pukul 20.30 WIB.
Turut hadir Bupati Kuansing Drs H Mursini, Forkopimda, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kuansing, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Ketua DPRD Kuansing Andi Putra mengatakan penyelenggaraan kewenangan pemerintahan di daerah diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah.
"Dalam pelaksanaannya membutuhkan anggaran dan biaya yang terkait erat dengan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah," ujarnya.
Masih kata Andi, DPRD mempunyai fungsi anggaran yang mempunyai tugas dan wewenang membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten yang diajukan oleh bupati.
"Makanya fungsi anggaran DPRD dan kewenangan kepala daerah dalam menyusun anggaran a dalah seimbang dan berkaitan," ungkapnya.
Andi mengatakan bahwa pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun 2018 dilakukan secara terbuka. Oleh karena itu, proses penetapan APBD Kabupaten Kuansing pada agenda pedapat akhir DPRD Kuansing merupakan rangkaian akhir.
"Sebelumnya dewan telah membahas rancangan APBD itu dalam bentuk hening antara Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta OPD terkait, pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, dan jawaban pemerintah terhadap rancangan umum fraksi-fraksi," jelasnya.
Anggota DPRD Kuansing Rustam Effendi sampaikan pendapat akhir DPRD Kuansing
Sementara juru bicara DPRD Kuansing Rustam Efendi mengatakan berdasarkan ketentuan yang telah diatur oleh peraturan perundang-undangan, maka telah dilaksanakan tahapan demi tahapan pembahasan KUA-PPAS untuk APBD 2018 oleh komisi-komisi. Selain itu, telah ditandatangani persetujuan bersama antara DPRD dan Pemkab Kuansing.
"H asil pembahasan KUA-PPAS itu menjadi masukan bagi Badan Anggaran (Banggar) dalam melaksanakan pembahasan Ranperda tentang APBD 2018," tuturnya.
Sebelumnya kata Rustam, Bupati Kuansing Drs Mursini telah menyampaikan nota pengantar keuangan tentang Ranperda APBD Pemkab Kuansing 2018 pada tanggal 27 November 2017 dalam rapat paripurna DPRD Kuansing.
"Saat itu bupati berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Diantaranya, pelayanan kesehatan, pendidikan dan fasilitas sosial dan infrastruktur yang layak. Tujuannya, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan di kuansing," ujarnya.
Rapat PembahasanTerkait pembahasan muatan materi, lanjut Rustam, DPRD Kuansing telah melaksanakan rapat pembahasan dalam rangka menyusun dan merumuskan serta menyempurnakan hasil kesepakatan serta melakukan pembahasan dan pengkajian terhadap ranperda APBD tahun 2018.
"Dalam pembahasan KUA PPAS ini, DPRD tetap mempertimbangkan saran dari komisi, mengakom odasi aspirasi masyarakat baik melalui musrembang atau melalui jalur politik yaitu resep anggota DPRD di dapil masing - masing," katanya.
Berdasarkan pertimbangan itu kata Rustam, DPRD Kuansing perlu memberikan saran dan masukan sebagai hasil akhir kegiatan yang dilakukan dalam pembahasan APBD 2018.
Diantaranya, pertama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Kuansing tahun 2018 diproyeksikan Rp87 miliar. Maka target ini harus dioptimalkan realisasinya dengan disesuaikan dengan asumsi-asumsi berdasarkan potensi objek penerimaan yang riil. Sehingga dalam pencapaian memang sesuai dengan target yang ditetapkan.
"Karena tahun ini target penerimaan PAD realisasinya jauh dari target. Tentu ini sangat berpengaruh terhadap roda pembangunan Kuansing," terangnya.
Poin kedua, lanjut Rustam, terkait begitu banyaknya tenaga honor yang diaanggarkan dalam RKA Dinas Pendidikan pada tahun 2018, maka Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyarankan kepada Kadis Pendidikan un tuk melaksanakan studi banding dengan daerah lain di Provinsi Riau.
"Berkaitan dengan penganggaran bantuan honor guru MDA dan honor gharim masjid yang dimasukkan dalam RKA Dana Desa supaya dilakukan kajian yang komprehensif agar tidak menjadi masalah hukum di kemudian hari," sarannya.
Honor Kontrak yang DirumahkanTerkait pengangkatan dan perekrutan tenaga honor kontrak yang telah diaanggarkan untuk 5.300 orang kata Rustam, agar mengutamakan tenaga honor kontrak yang dirumahkan beberapa waktu lalu. Terutama mereka yang memiliki kinerja dan dedikasi yang baik.
"Dengan harapan apabila di masa yang akan datang ada kebijakan pemerintah pusat untuk mengangkat tenaga honor menjadi ASN, maka ini akan membantu putra-putri daerah dalam meniti karir dan memiliki masa depan yang baik sebagai regenerasi daerah,"harapnya.
Ketiga, di bidang kesehatan, DPRD meminta pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan, baik di RSUD Taluk Kuantan, Puskesmas Rawat Inap di beberapa kecamatan dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Selain itu, pelayanan kesehatan juga harus didukung tenaga medis seperti dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, tenaga laboratorium serta farmasi dan ketersediaan obat-obatan yang memadai.
"Diperlukan alat fogging untuk mengatasi penyebaran penyakit DBD, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini. Kita minta Diskes memprioritaskan ketersediaan alat tersebut di setiap Puskesmas, atau minimal satu unit di setiap kecamatan," pintanya.
Keempat, sementara di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta untuk segera menyelesaikan infrastruktur tiga pilar sesuai dengan hasil audit BPKP terhadap hotel Kuantan Singingi dan Uniks.
"Untuk keselamatan bangunan itu diharapkan agar dinas PUPR menempatkan 12 petugas Satpol PP sebagaimana yang telah diajukan kepala Dinas PUPR kepada bupati," katanya.
Kelima, berkaitan dengan besaran tambahan penghasilan peg awai (TPP) dan anggaran perjalanan dinas di masing-masing OPD, harus disesuaikan dengan beban kerja dan kemampuan keuangan daerah berdasarkan asas pemerataan dan keadilan yang selanjutnya diatur dalam peraturan bupati.
"Keenam, kewajiban Pemda mengalokasikan anggaran Dana Desa (ADD) sebesar 10 persen harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegasnya.
Ketujuh, pada tahun anggaran 2018, pimpinan DPRD Kuansing diwajibkan menempati rumah dinas yang saat ini sedang direnovasj, maka dewan meminta anggaran pemeliharaan rumah dinas pimpinan agar dimasukkan dalam daftar tahun anggaran 2018.
Masih kata Rustam, secara umum DPRD Kuansing telah memberikan pendapat terhadap APBD tahun anggaran 2018 Kuansing. Adapun pendapat dari hasil pembahasan dan kegiatan yang telah dilakukan sejalan dengan beberapa poin tersebut, berdasarkan kesepakatan yang dicapai pada rapat dengar pendapat dengan TAPD dan OPD terkait pergeseran anggaran, penghapusan dan penganga ran kegiatan untuk disampaikan ke DPRD sebelum dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi.
"Kemudian terhadap hal-hal yang belum bisa disepakati untuk diambil keputusan secara musyawarah. Dari hasil pembahasan di atas maka DPRD menilai Ranperda APBD tahun anggaran 2018 sudah layak untuk disahkan," katanya. Setelah itu, Ketua DPRD Andi Putra meminta persetujuan kepada 28 anggota DPRD dari 35 anggota DPRD Kuansing yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.
"Apakah Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 setuju untuk disahkan," tanya Andi kepada anggota dewan yang hadir. Kemudian dijawab secara serentak oleh anggota dewan yang hadir, "Setuju", disambut langsung ketok palu dua kali oleh Ketua DPRD Kuansing.
Sementara, Bupati Drs Mursini dalam sambutannya mengatakan menyambut baik pendapat akhir DPRD terhadap Ranperda APBD Kabupaten Kuansing tahun anggaran 2018. Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-ti ngginya kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat.
"Kesempatan ini menunjukkan komitmen dan integritas DPRD selaku mitra kerja dalam menyusun dan merumuskan RAPBD 2018 sehingga dapat diterima dan disetujui bersama. Selanjutnya hasil ini akan dievaluasi oleh Pemprov agar dapat ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Kuansing," ujar Bupati.
Sebagai pimpinan pemerintah daerah katanya, pihaknya menyadari bahwa apa yang dicapai ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk diwujudkan. Tidak sedikit waktu, tenaga, dan pikiran yang anggota dewan korbankan demi tercapainya kesepakatan bersama tentang APBD Kuansing 2018.
"Inilah bukti konsistensi kita semua dalam menjaga dan mengembangkan semangat kemitraan antara Pemda dan DPRD, khususnya dalam merancang program pembangunan daerah yang benar-benar untuk kepentingan masyarakat Kuansing," ujarnya.
Bupati juga berharap apa yang telah diprogramkan dalam APBD 2018 dapat membantu meringankan beban masya rakat. "Walaupun ada beberapa aspirasi yang belum terakomodir, maka ini akan menjadi prioritas kita di tahun anggaran berikutnya," kata Bupati.
Mursini juga mohon maaf apabila dari proses pembahasan bersama terdapat beberapa hal yang kurang berkenan. Walaupun ada gesekan-gesekan atas perbedaan pandangan dan pendapat terhadap suatu masalah.
"Namun perlu digaris bawah kesemuanya itu untuk kepentingan bersama guna mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi ya g unggul, sejahtera dan agama di Provinsi Riau tahun 2021," katanya.(adv)
Penulis: Robi SusantoEditor: Budy
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)
Berita Lainnya :
  • Bejat! Okn um Guru Cabuli Siswanya di WC
  • Dua Siswa di Pekanbaru Terlibat Aksi Jambret, Marlis Kasim: Hak Belajar di Sekolah Harus Diberikan
  • DPRD Kuansing Setujui APBD Murni 2018 Rp1,2 Triliun
  • Peringkat 3 Terbesar di Sumatera, Kangaroo Incar Pasar Internasional
  • Banjir Promo di Pesta Akhir Tahun Suzuki
  • Komentar Anda : Sumber: Google News | Liputan 24 Teluk Kuantan

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »